Sabtu, 09 Juli 2011

Persepsi Antara Cinta dan Benci

Cinta dan Benci, Love and Hate ... Dua kata yang mempunyai jumlah huruf yang sama tetapi arti yang berbeda .



Guys, kalian pasti udah gak asing lagi denger kata "cinta dan benci" dong ..
Pasti banyak dari kalian yang udah terjebak dalam dua dunia tersebut . Dan gw akan menjelaskan, kenapa sih kita bisa terjebak dalam dua dunia itu ?
Jadi gini, dunia Cinta dan dunia Benci itu memang sangat tipis jaraknya . You know why ? Ya because, coba bayangkan orang yang kamu senangi dan orang yg tidak kamu sukai, pasti kamu akan membangga-banggakan orang yang kamu senangi/cintai itu, sedangkan kamu akan menjelek-jelekkan orang yang tidak kamu sukai/benci tersebut . Sama halnya dengan, kamu akan selalu berusaha mencari kelebihan dari orang yang kamu cintai dan kamu akan selalu mencari kekurangan dari orang yang kamu benci . Otomatis, kamu akan memikirkan mereka, dan wajah mereka akan selalu muncul dibenakmu . Right ? Itu pasti ! 

Seringkali kita benci sama orang dengan alasan yang tidak tahu jelasnya, dan karena saking bencinya, kita sampai terus memikirkan cara untuk menindasnya, menjatuhkannya, bahkan membuatnya celaka . Sehingga kita akan mencari informasi tentang apa yg dia tidak sukai, apa yang menjadi penghalangnya, maupun apa yang bisa membuat orang itu sadar kalau kita adalah the 'important people' must to think for get the real success ! Sehingga mereka harus berhati-hati setiap berhadapan dengan kita . Tapi tunggu dulu, justru dengan cara seperti itu malah akan mendekatkan kita kepada orang yang kita benci tersebut loh ... Karena secara tidak langsung dia akan menjadi bagian dari diri kita, kita akan sering bercermin dari dia, dan apabila orang itu telah menyerah, dan pergi dari kehidupan kita, maka kita pasti akan merasakan suatu perasaan kehilangan, perasaan benci yang berubah menjadi perhatian, perasaan perhatian yang berubah menjadi sayang, dan sayang yang akan berubah menjadi Cinta .

Sedangkan perasaan cinta dapat pula berubah menjadi benci . Karena apa ? karena, apabila kita mencintai seseorang, berarti kita telah mempunyai rasa 'memiliki' terhadap orang yang kita cintai . Dan seringkali hal itu menjadi salah persepsi . Rasa memiliki akan berubah menjadi rasa protect yang artinya menjaga, menjaga orang tersebut jangan sampai menaruh perhatian lebih pada orang lain, bahkan jangan sampai dia bertemu dengan orang baru yang akan membuatnya lebih memperhatikan orang baru tersebut sehigga kita serasa tidak diperhatikan lagi . Nah, dari protect tersebut, perlahan namun pasti akan berubah menjadi over, sehingga kita akan selalu melarang ini-itu, kegiatan-kegiatan yang dapat menyita waktunya apalagi bersama orang yang tercantum dalam the 'people who must i give underline in my dictionary' . Itu yang menyebabkan orang yang kita sayangi menjadi illfeel or lost feel sama kita . Dia akan merasa dilarang ini-itu, dia akan merasa terbatasi, dan yang lebih fatal akan langsung pergi meninggalkan kita dan dia akan Benci sama kita . Tentu aja gak mau kan ?

Makanya, coba deh buat batasan-batasan antara Cinta dan Benci .
Kalau kamu Benci sama orang, maka berusahalah untuk memaafkannya (itung-itung amal) .
Dan kalau kamu menCintai seseorang, maka berusahalah membuatnya bahagia, berusahalah membuatnya nyaman berada didekatmu sehingga dia gak akan merasa terbatasi dan jauhkan kalimat 'over protective' itu dalam kamusmu .

So, i think enaugh, ingat kita harus belajar dari pengalaman sebelumnya, be your self, and get the best for the future ! ^^

Pray.Eat.Love.Life :)

Kartika Anjaswari